Jumat, 11 Oktober 2013

Tugas Ilmu Sosial Dasar Tentang "Kenyataan sosial dan Masalah sosial yang ada di dalam masyarakat"

Kenyataan-kenyataan sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah sosial tertentu. Konsep-konsep sosial dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah-masalah sosial yang dibahar dalam ilmu pengetahuan sosial, contohnya:
  • Keanekaragaman dan konsep kesatuan sosial bertolak dari kedua konsep tersebut diatas, maka dapat kita pahami dan kita sadari bahwa di dalam masyrakat selalu terdapat.
  • Persamaaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individualatau kelompok atau golongan.
  • Persamaan dan perbedaan kepentingan.
  • Perbedaan pendapat pun sering terjadi di lingkungan masyarakat juga dapat menimbulkan perpecahan.
Masalah-masalah sosial yang timbul didalam masyarakat biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang berkaitan. Konsorsium antar bidang telat menetapkan bahwa perkuliahan ilmu sosial dasar terdiri dari 7 pokok bahasan, yaitu:
  • Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannyadengan perkembangan masyrakat dan kebudayaan.
  • Masalah Individu, keluarga, dan masyarakat.
  • Masalah pemuda dan sosialisasi.
  • Masalah hubungan antara warga Negara dan Negara.
  • Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
  • Masalah masyrakat perkotaan dan perdesaan.
  • Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan intgrasi.
Masalah sosial dapat dikategorikan menjadi 4 jenis faktor, yaitu:

  1. Faktor Ekonomi, merupakan faktor terbesar terjadinya masalah sosial. Apalagi setelah terjadinya krisis global PHK mulai terjadi dimana-mana dan bisa memicu tindak kriminal karena orang sudah sulit mencari pekerjaan.
  2. Faktor Budaya, kenakalan remaja menjadi masalah sosial yang sampai saat ini sulit dihilangkan karena remaja sekarang suka mencoba hal-hal yang berdampak negatif seperti narkoba, padahal remaja adalah aset terbesar suatu bangsa merekalah yang meneruskan perjuangan yang telah dibangun sejak dahulu.
  3. Faktor Biologis, penyakit menular bisa menimbulkan masalah sosial bila penyakit tersebut sudah menyebar di suatu wilayah.
  4. Faktor Psikologis, aliran sesat sudah banyak terjadi di Indonesia dan meresahkan masyarakan walaupun sudah banyak ditangkap dan dibubarkan tapi aliran serupa masih banyak bermunculan di masyarakan sampai saat ini.
Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat, Untuk membantu memahami terhadap masalah-masalah tersebut diatas maka dalam buku ini dihimpun kumpulan karangan yang disusun dan berkaitan dengan ,masing-masing pokok bahasan yang telah ditentukan.

Cara Penyelesaian Masalah Sosial
Pengangguran dapat menyebabkan kemiskinan, dan selanjutnya menimbulkan kejahatan dan permusuhan atau pertikaian dalam masyarakat. Hal ini merupakan masalah sosial yang harus kita atasi. Pemerintah selalu berusaha mengatasi berbagai persoalan sosial dengan peran serta tokoh masyarakat, pengusaha, pemuka agma, tertua adat, dll. Berbagai cara yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak dalam membantu mengatasi masalah sosial antara lain:

  1. Menjadi orang tua asuh bagi anak yang kurang mampu.
  2. Tokoh agama memberika penyuluhan tentang keimanan dan moral dalam menghadapi persoalan sosial.
  3. Para pengusaha dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lain ikut memberikan beasiswa.
  4. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) membantu dalam berbagai bidan dimulai dengan penyuluhan sampai bantuan berupa materi.
  5. Lembaga-lembaga dari PBB seperti UNESCO, UNICEF, dan WHO memberikan bantuan kepada pemerintak Indonesia untuk mengatasi masalah sosial.
  6. Para dermawan yang secara pribadi banyak memberi bantuan kepada masyaraka sekitarnya berupa materi.
  7. Organisasi pemuda seperti karang taruna yang mendidik dan mengarahkan para remaja putus sekolah dan pemuda untuk berkarya dan berusaha mengatasi pengangguran.
  8. Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan berbagai penyuluhan.

Peranan Pemerintah
Selain cara-cara tersebut di atas, pemerintah juga menggalakkan berbagai program untuk mengatasi masalah sosial antara lain:

  1. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS). BOS diberikan kepada siswa-siswa sekolah mulai dari sekolah dasar sampai tingkat SLTA, tujuannya untuk meringankan biaya pendidikan.
  2. Pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT). BLT diberikan kepada masyarakat miskin yang tidak berpenghasilan sebagai dana kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak(BBM).
  3. Pemberian Kartu Askes. Bagi keluarga miskin, pemerintah memberikan kartu askes untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk dengan biaya ringan  atau gratis.
  4. Pemberian Beras untuk Masyarakat Miskin (RASKIN). Pemberian bantuan pangan dari pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah.
  5. Pemberian Sembako.
Kesimpulang yang Dapat Diambil
Masalah sosial muncul akibat terjadinya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yaitu seperti proses sosial dan bencana alam. Adanya masalah sosial dalam masyarakat, pemerintah, organisasi sosial, musyawarah masyarakat, dan lain sebagainya.
Masalah sosial dapan dikategorikan menjadi 4 jenis faktor, yaitu:

  1. Faktor Ekonomi; kemiskinan, pengangguran, dll.
  2. Faktor Budaya; perceraian, kenakalan remaja, dll.
  3. Faktor Biologis; penyakit menular, keracunan makanan, dll.
  4. Faktor Psikologis; penyakit syaraf dan aliran sesat.


Sumber: